Erwan Hendarwanto saat memimpin latihan PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2026Pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto. (Dok. PSIM Yogyakarta)

Scorepost, MalangPSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan kabar penting dari jajaran pelatihnya. Asisten pelatih sekaligus sosok sentral di balik kebangkitan Laskar Mataram, Erwan Hendarwanto, dipastikan meninggalkan tim untuk sementara waktu pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026.

Keputusan ini diambil setelah Erwan menerima tawaran bergabung dengan klub Pegadaian Championship, Garudayaksa FC. Meski demikian, manajemen PSIM memastikan bahwa perpisahan ini hanya bersifat sementara, karena sang pelatih dijadwalkan kembali pada musim depan dengan peran baru yang lebih strategis.

Keputusan Berat Bagi Manajemen PSIM

Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, mengakui bahwa melepas Erwan bukanlah hal mudah. Apalagi, pelatih asal Magelang tersebut merupakan figur penting yang turut membawa PSIM kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah penantian panjang selama 18 tahun.

“Kami sebenarnya masih sangat membutuhkan jasa beliau di tim. Namun coach Erwan datang secara langsung untuk menyampaikan keinginannya mengambil tantangan baru demi perkembangan kariernya,” ujar Razzi dalam keterangan resminya, Senin (9/2/2026).

Menurut Razzi, keputusan ini diambil setelah melalui diskusi matang. Manajemen pada akhirnya memilih untuk menghormati langkah profesional yang diambil oleh sang pelatih.

“Karena ini adalah permintaan pribadi dan murni keputusan profesional beliau, kami tidak bisa menahan. Dengan berat hati, kami akhirnya menerima permohonan tersebut,” tambahnya.

Status Peminjaman dan Klausul Kembali ke PSIM

Razzi Taruna
Manajer PSIM, Razzi Taruna (tengah) mencium trofi juara Pegadaian Liga 2 2024/2025 setelah mengalahkan Bhayangkara FC dalam laga final yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (26/02/2025).

Meski resmi bergabung dengan Garudayaksa FC, kepergian Erwan tidak bersifat permanen. PSIM memastikan bahwa ada klausul khusus dalam kesepakatan ini.

Razzi Taruna menegaskan bahwa Erwan Hendarwanto wajib kembali ke PSIM Yogyakarta setelah musim kompetisi 2025/2026 berakhir.

“Kami sudah sepakat bahwa kepindahan ini hanya sementara hingga akhir musim. Musim depan, coach Erwan harus kembali ke PSIM untuk mengisi posisi baru sebagai Direktur Teknik Elite Pro Academy (EPA),” jelas Razzi.

Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen PSIM masih sangat mempercayai kapasitas dan pengalaman Erwan, terutama dalam pengembangan pemain muda jangka panjang.

Bonus Lisensi AFC Pro yang Belum Terlaksana

Kepergian Erwan sempat menimbulkan tanda tanya, mengingat sebelumnya PSIM menjanjikan bonus kursus lisensi kepelatihan AFC Pro setelah keberhasilannya membawa tim promosi musim lalu.

Namun hingga kini, program tersebut belum terealisasi. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi langkah Erwan untuk menerima tantangan baru.

Manajemen PSIM menegaskan bahwa hubungan antara klub dan sang pelatih tetap berjalan baik, serta komitmen jangka panjang tetap terjaga.

Erwan Hendarwanto: “Ini Keputusan Profesional”

PSIM Yogyakarta
Caretaker pelatih PSIM Yogyakarta, Erwan Hendarwanto, berhasil membawa timnya promosi ke Liga 1 musim depan. Kepastian itu didapat setelah PSIM menang 2-1 atas PSPS Pekanbaru pada laga lanjutan Grup X 8 besar Pegadaian Liga 2 2024/2025 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/02/2025) sore WIB.

Dalam kesempatan yang sama, Erwan Hendarwanto menyampaikan langsung alasannya menerima tawaran dari Garudayaksa FC.

Ia menegaskan bahwa keputusan ini murni untuk pengembangan karier dan bukan karena masalah internal di PSIM.

“Saya sangat berterima kasih kepada manajemen PSIM yang telah memberikan izin. Sesuai kesepakatan, saya akan kembali ke PSIM musim depan untuk menjalankan tugas sebagai Direktur Teknik EPA,” ujar Erwan.

“Keputusan ini adalah langkah profesional saya. Saya melihat kesempatan untuk berkembang lebih jauh, dan karena itu saya meminta izin secara langsung kepada manajemen,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa hubungan emosional antara Erwan dan PSIM masih sangat kuat.

Rekam Jejak Gemilang Bersama Laskar Mataram

Nama Erwan Hendarwanto memiliki tempat istimewa dalam perjalanan PSIM Yogyakarta. Pada musim lalu, ia ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Seto Nurdiantoro dan langsung membawa dampak besar bagi tim.

Di bawah arahannya, PSIM tampil luar biasa dengan catatan tujuh kemenangan dari delapan pertandingan. Tim berhasil mencetak 16 gol dan hanya kebobolan lima kali, sebuah performa impresif yang akhirnya mengantarkan PSIM promosi ke BRI Super League.

Tak hanya itu, pada musim 2018/2019, Erwan juga pernah berjasa besar menyelamatkan PSIM dari ancaman degradasi di Liga 2 setelah tim terkena sanksi pengurangan sembilan poin dari FIFA.

Hukuman tersebut merupakan dampak dari kasus tunggakan gaji terhadap tiga pemain asing asal Belanda. Meski dalam situasi sulit, Erwan mampu menjaga stabilitas tim dan memastikan PSIM tetap bertahan.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan pengalaman dan kapasitas yang dimilikinya, Erwan diyakini akan mendapatkan pengalaman berharga di Garudayaksa FC. Sementara bagi PSIM, kepergiannya justru menjadi bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun fondasi kuat melalui pengembangan pemain muda.

Para pendukung Laskar Mataram tentu berharap Erwan kembali dengan ilmu dan pengalaman baru demi membawa PSIM semakin kompetitif di masa depan.

Sumber: Manajemen PSIM Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *