Federico Barba Persib Bandung di BRI Super LeaguePemain Persib Bandung, Federico Barba (kanan), dan sang pelatih, Bojan Hodak, dalam sesi konferensi pers, Jumat (26/12/2025), menjelang laga melawan PSM Makassar.

Scorepost, Bandung – Rumor mengenai masa depan Federico Barba bersama Persib Bandung kembali mengemuka menjelang dibukanya jendela transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Bek asal Italia tersebut disebut-sebut berpeluang meninggalkan skuad Maung Bandung dan kembali merumput di negaranya.

Isu ini pertama kali mencuat setelah jurnalis Italia, Manuel De Luca, menyebutkan bahwa Federico Barba masuk radar klub Serie B, Pescara. Dalam laporan tersebut, Barba dikabarkan berpotensi bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun sang pemain, rumor ini sudah cukup memicu keresahan di kalangan Bobotoh.

Kekhawatiran itu wajar. Federico Barba selama ini menjadi figur sentral di jantung pertahanan Persib. Sejak kedatangannya, bek berusia 32 tahun itu dikenal konsisten, tenang dalam membaca permainan, serta kuat dalam duel udara. Kehadirannya turut berperan besar dalam performa stabil Persib, baik di kompetisi domestik maupun di ajang AFC Champions League Two.

Jika benar Federico Barba hengkang, Persib jelas tidak bisa berlama-lama berdiam diri. Padatnya jadwal dan ambisi klub untuk tetap bersaing di papan atas membuat kebutuhan akan bek pengganti berkualitas menjadi sangat mendesak. Sejumlah nama pun mulai ramai diperbincangkan sebagai kandidat suksesor Barba di lini belakang Maung Bandung.

Berikut tiga nama yang disebut-sebut berpeluang menjadi pengganti Federico Barba di Persib Bandung, berdasarkan rumor dan spekulasi yang berkembang.

Andrea Tiritiello, Bek Italia dengan Postur Ideal

Nama pertama yang mencuat adalah Andrea Tiritiello. Bek asal Italia ini saat ini memperkuat Virtus Entella, klub yang berkompetisi di Serie B Italia. Tiritiello dikenal sebagai pemain bertahan dengan karakter klasik Eropa: kuat secara fisik, disiplin, dan cukup produktif dalam situasi bola mati.

Pada musim berjalan, Tiritiello telah mencatatkan 15 penampilan dan mencetak enam gol, sebuah angka yang terbilang impresif untuk seorang bek tengah. Posturnya yang menjulang hingga 188 cm menjadi nilai tambah, terutama untuk menghadapi duel udara yang kerap menjadi tantangan di BRI Super League.

Menariknya, sepanjang karier profesionalnya, Tiritiello belum pernah bermain di luar Italia. Jika benar merapat ke Persib, ia akan menjalani pengalaman pertama berkarier di luar negeri. Dari sisi usia, Tiritiello yang kini berumur 30 tahun dinilai berada pada fase matang untuk langsung beradaptasi dan memberi dampak instan.

Alberto Rodriguez, Opsi CLBK yang Penuh Kenangan

Pemain Persib Bandung, Alberto Rodriguez Martin menggiring bola pada laga lanjutan pekan ke-3 BRI Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung melawan Dewa United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jumat (14/07/2023).

Nama kedua tentu sudah tidak asing bagi publik Bandung, yakni Alberto Rodríguez. Bek asal Spanyol ini pernah menjadi bagian penting dari Persib pada musim 2023/2024 dan turut mengantarkan Maung Bandung meraih gelar juara liga.

Alberto dikenal sebagai bek berpengalaman dengan kemampuan membaca permainan yang baik. Ia juga memiliki chemistry yang sudah terbangun dengan lingkungan Persib, mulai dari gaya bermain tim hingga atmosfer suporter. Faktor ini membuat opsi “CLBK” dengan Alberto dinilai cukup realistis.

Saat ini, Alberto Rodríguez bermain di Liga India bersama Mohun Bagan SG. Namun, ketidakpastian kelanjutan kompetisi di India untuk musim 2025/2026 membuka peluang bagi sang pemain untuk kembali mencari klub baru. Dari sisi adaptasi, Alberto jelas menjadi opsi paling minim risiko jika Persib membutuhkan pengganti cepat untuk Federico Barba.

Gaston Avila, Talenta Muda dengan Rekam Jejak Mentereng

Nama ketiga yang ikut dikaitkan dengan Persib adalah Gastón Ávila. Bek asal Argentina berusia 24 tahun ini saat ini bermain di Eredivisie Belanda bersama Ajax Amsterdam, dengan status pinjaman dari Fortaleza EC.

Gastón Ávila memiliki latar belakang yang cukup mentereng. Ia pernah membela Boca Juniors di awal kariernya sebelum hijrah ke Eropa. Secara karakter, Ávila dikenal sebagai bek modern yang nyaman menguasai bola, agresif dalam duel, dan memiliki mobilitas tinggi.

Dibandingkan dua nama sebelumnya, Ávila menawarkan profil berbeda. Usianya yang lebih muda membuatnya menjadi investasi jangka menengah, meski dari sisi pengalaman di Asia tentu masih menjadi tanda tanya. Namun, jika Persib berani mengambil langkah ini, Ávila bisa menjadi aset berharga untuk beberapa musim ke depan.

Persib Harus Bergerak Cepat dan Tepat

Hingga saat ini, manajemen Persib Bandung belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor hengkangnya Federico Barba. Namun, dinamika bursa transfer paruh musim sering kali bergerak cepat dan penuh kejutan.

Apabila Barba benar-benar meninggalkan Bandung, keputusan Persib dalam memilih pengganti akan sangat krusial. Apakah mereka memilih opsi aman dengan pengalaman dan adaptasi cepat, atau justru mengambil risiko dengan talenta yang lebih muda dan potensial, semuanya akan menentukan arah perjuangan Maung Bandung di sisa musim.

Yang jelas, posisi bek tengah adalah fondasi penting bagi ambisi Persib. Kesalahan langkah di sektor ini bisa berdampak besar pada konsistensi tim dalam dua kompetisi yang masih dijalani.

Sumber: Persib.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *