Scorepost, Jakarta – Bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama, menyambut penuh antusias pertandingan tandang melawan Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga pekan ke-23 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026) malam WIB.
Bagi sebagian pemain, pertandingan tandang hanyalah rutinitas dalam kompetisi. Namun tidak demikian bagi Shayne Pattynama. Duel melawan Malut United memiliki makna yang lebih personal bagi bek berusia 27 tahun itu.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Shayne akan menginjakkan kaki di wilayah Maluku, daerah yang memiliki hubungan kuat dengan latar belakang keluarganya.
Selain menjadi momen emosional, pertandingan ini juga penting bagi Persija Jakarta yang tengah berusaha menjaga posisi di papan atas klasemen BRI Super League.
Kunjungan Pertama ke Tanah Maluku

Perjalanan Persija ke Ternate membawa pengalaman baru bagi Shayne Pattynama. Bek kiri yang baru bergabung pada bursa transfer Januari 2026 tersebut mengaku sudah lama ingin melihat langsung wilayah Maluku.
Meski lahir dan besar di Belanda, Shayne memiliki akar keluarga dari kawasan tersebut melalui sang ayah.
“Itu perasaan yang bagus. Saya pikir ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya ke sana, jadi tentu menyenangkan,” ujar Shayne Pattynama.
Namun di balik rasa penasaran untuk melihat daerah tersebut, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu tetap menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pertandingan.
“Yang terpenting tentu saja adalah bermain dengan baik dan membawa pulang kemenangan,” lanjutnya.
Kunjungan Pertama ke Tanah Maluku
Perjalanan Persija ke Ternate membawa pengalaman baru bagi Shayne Pattynama. Bek kiri yang baru bergabung pada bursa transfer Januari 2026 tersebut mengaku sudah lama ingin melihat langsung wilayah Maluku.
Meski lahir dan besar di Belanda, Shayne memiliki akar keluarga dari kawasan tersebut melalui sang ayah.
“Itu perasaan yang bagus. Saya pikir ini akan menjadi pertama kalinya bagi saya ke sana, jadi tentu menyenangkan,” ujar Shayne Pattynama.
Namun di balik rasa penasaran untuk melihat daerah tersebut, pemain berdarah Indonesia-Belanda itu tetap menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pertandingan.
“Yang terpenting tentu saja adalah bermain dengan baik dan membawa pulang kemenangan,” lanjutnya.
Masih Berjuang Menjadi Starter di Persija

Selain membawa nuansa emosional, laga melawan Malut United juga penting bagi perjalanan karier Shayne Pattynama di Persija Jakarta.
Sejak didatangkan pada Januari 2026, Shayne belum sepenuhnya mendapatkan tempat utama di skuad Macan Kemayoran. Ia baru beberapa kali tampil dan sebagian besar dimainkan sebagai pemain pengganti.
Persaingan di posisi bek kiri Persija saat ini cukup ketat. Pemain muda Dony Tri Pamungkas masih menjadi pilihan utama tim pelatih dalam beberapa pertandingan terakhir.
Situasi tersebut membuat Shayne harus bekerja lebih keras untuk membuktikan kemampuannya di latihan maupun ketika mendapat kesempatan bermain.
Pengalaman internasional yang dimiliki Shayne, termasuk saat bermain di klub Eropa seperti KAS Eupen, tentu menjadi modal berharga. Namun adaptasi terhadap gaya permainan dan ritme kompetisi di Indonesia juga membutuhkan waktu.
Misi Penting Persija di Ternate
Bagi Persija Jakarta, pertandingan melawan Malut United bukan sekadar laga biasa. Tim asuhan Mauricio Souza membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.
Stadion Gelora Kie Raha dikenal memiliki atmosfer yang cukup menantang bagi tim tamu. Dukungan suporter tuan rumah sering kali menjadi faktor yang membuat pertandingan berlangsung ketat.
Namun Persija datang dengan ambisi meraih tiga poin. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Shayne Pattynama diharapkan bisa membantu memperkuat lini pertahanan tim.
Jika mendapat kesempatan bermain, laga ini juga bisa menjadi panggung bagi Shayne untuk menunjukkan kualitasnya sekaligus memperkuat posisinya di skuad utama.
Pertandingan di Ternate bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga cerita pribadi bagi Shayne Pattynama yang akhirnya bisa mengunjungi daerah yang memiliki hubungan erat dengan keluarganya.
Sumber: Persija / Malut United

