Scorepost, Jakarta – Keputusan besar diambil Shayne Pattynama pada awal 2026. Bek kiri Timnas Indonesia tersebut resmi mengakhiri petualangannya bersama Buriram United dan memilih melanjutkan karier di Persija Jakarta. Kepindahan ini bukan sekadar soal klub baru, melainkan juga ambisi besar yang dibawa sang pemain ke ibu kota.
Persija merekrut Pattynama pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Kehadirannya langsung mengubah komposisi skuad, terutama di sektor bek kiri. Manajemen Macan Kemayoran bahkan mengambil keputusan krusial dengan melepas Alan Cardoso demi memberi ruang bagi sang pemain diaspora.
Bagi Pattynama, tantangan di Persija justru menjadi motivasi utama. Ia datang dengan satu target jelas: membawa Persija kembali ke puncak kejayaan sepak bola nasional.
Ambisi Juara Jadi Target Utama
Sejak diperkenalkan secara resmi, Pattynama tidak menutup-nutupi ambisinya. Ia menegaskan bahwa target utamanya bersama Persija adalah meraih gelar juara BRI Super League musim ini.
Menurut pemain berusia 26 tahun tersebut, Persija memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk bersaing hingga akhir kompetisi. Mulai dari kualitas pemain, dukungan suporter, hingga sejarah besar klub, semuanya menjadi alasan kuat untuk memasang target tertinggi.
Pattynama menilai, bergabung di tengah musim bukanlah penghalang untuk berkontribusi maksimal. Justru, kondisi Persija yang sedang berada di papan atas membuat motivasinya semakin besar untuk langsung memberi dampak.
Posisi Klasemen Jadi Modal Penting

Saat ini, Persija menempati posisi ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 38 poin. Jarak poin dengan pemuncak klasemen masih sangat terbuka, membuat persaingan menuju gelar juara dipastikan berlangsung ketat hingga pekan terakhir.
Pattynama melihat situasi ini sebagai peluang besar. Ia menyebut posisi Persija saat ini sangat menguntungkan, asalkan tim mampu menjaga konsistensi dan fokus di setiap pertandingan.
Dengan jadwal yang semakin padat di paruh musim kedua, kedalaman skuad menjadi faktor krusial. Di sinilah kehadiran pemain berpengalaman seperti Pattynama diharapkan bisa memberikan stabilitas, khususnya di lini belakang.
Siap Bekerja Keras untuk Tim
Lebih dari sekadar target juara, Pattynama menegaskan komitmennya untuk bekerja keras dan berjuang bersama tim. Ia menyadari tekanan yang datang ketika membela klub sebesar Persija, namun menganggap hal tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab seorang pemain profesional.
Bek kiri kelahiran Belanda itu juga menekankan pentingnya kerja sama tim. Baginya, gelar juara tidak bisa diraih oleh satu atau dua pemain saja, melainkan hasil dari kolektivitas seluruh elemen klub.
Pattynama menilai dirinya masih memiliki ruang untuk berkembang, dan Persija adalah tempat yang tepat untuk membuktikan kualitasnya di level domestik sekaligus menjaga performa bersama Timnas Indonesia.
Bangga Membela Klub Terbesar di Indonesia

Selain ambisi kompetitif, faktor emosional juga menjadi alasan kuat Pattynama memilih Persija. Ia mengaku bangga bisa mengenakan seragam Macan Kemayoran, klub yang dikenal memiliki basis suporter besar dan fanatik.
Menurutnya, atmosfer stadion, dukungan The Jakmania, serta identitas Persija sebagai klub besar Indonesia memberikan energi tambahan setiap kali turun ke lapangan. Ia pun berharap bisa membalas kepercayaan suporter dengan performa maksimal dan kontribusi nyata.
Pattynama juga menilai pengalaman bermain di luar negeri memberinya bekal penting untuk menghadapi tekanan di Liga Indonesia. Ia optimistis bisa beradaptasi dengan cepat dan membantu Persija meraih target besar musim ini.
Harapan Besar di Paruh Musim Kedua
Kedatangan Shayne Pattynama menjadi sinyal kuat bahwa Persija serius memburu gelar juara. Dengan kombinasi pemain lokal berkualitas, legiun asing berpengalaman, dan tambahan tenaga diaspora, Macan Kemayoran kini memiliki skuad yang lebih seimbang.
Bagi Pattynama, paruh musim kedua bukan hanya soal adaptasi, tetapi juga momentum untuk menorehkan sejarah bersama Persija. Jika semua berjalan sesuai rencana, ia berharap akhir musim nanti Persija kembali berdiri di puncak sepak bola Indonesia.
Sumber: Persija Jakarta

