Scorepost, Jakarta – Panama vs Inggris menjadi laga terakhir yang tetap penting bagi Los Canaleros di Piala Dunia 2026. Meski sudah dipastikan tersingkir dari Grup L, Timnas Panama tidak ingin menutup perjalanan mereka dengan kepala tertunduk ketika menghadapi salah satu kandidat kuat juara, Timnas Inggris.
Pertandingan antara Timnas Panama dan Timnas Inggris dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (28/6/2026) dini hari WIB. Bagi Panama, laga ini memang tidak lagi menentukan nasib mereka di turnamen. Namun, duel melawan Inggris tetap memiliki nilai besar dari sisi harga diri, pengalaman, dan sejarah.
Panama datang ke pertandingan ini setelah menelan dua kekalahan pada fase grup. Hasil tersebut membuat peluang mereka untuk melaju ke babak berikutnya sudah tertutup. Meski demikian, skuad asuhan Thomas Christiansen masih memiliki satu kesempatan untuk meninggalkan kesan yang kuat sebelum pulang dari Amerika Serikat.
Panama Tidak Ingin Pulang Tanpa Cerita

Bagi Panama, pertandingan melawan Inggris bukan sekadar laga formalitas. Mereka ingin menunjukkan bahwa status tersingkir tidak membuat semangat tim menghilang begitu saja.
Para pemain Panama diyakini akan tampil tanpa beban. Kondisi itu justru bisa menjadi kekuatan tersendiri karena mereka tidak lagi dibayangi tekanan untuk lolos. Dalam situasi seperti ini, Panama bisa bermain lebih lepas dan mencoba memberikan perlawanan maksimal kepada Inggris.
Kemenangan atas Inggris tentu akan menjadi pencapaian besar. Bahkan jika hanya mampu mencuri poin, hasil tersebut tetap dapat menjadi catatan berharga bagi sepak bola Panama.
Mengalahkan tim sekelas Inggris di panggung Piala Dunia akan menjadi cerita yang sulit dilupakan. Bukan hanya untuk generasi pemain saat ini, tetapi juga untuk para pendukung Panama di masa depan.
Terinspirasi Kejutan Ekuador
Kepercayaan diri Panama di Panama vs Inggris juga mendapat dorongan dari hasil mengejutkan yang sebelumnya dibuat Timnas Ekuador. Wakil Amerika Selatan itu berhasil menumbangkan Jerman dengan skor 2-1 di stadion yang sama.
Ekuador sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Leroy Sane. Namun, mereka mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui gol Nilson Angulo serta Gonzalo Plata.
Kemenangan Ekuador atas Jerman menjadi bukti bahwa pertandingan besar di Piala Dunia tidak selalu ditentukan oleh nama besar. Mental, disiplin, dan keberanian mengambil peluang bisa mengubah arah pertandingan.
Thomas Christiansen pun tidak menutup mata terhadap hasil tersebut. Ia melihat kemenangan Ekuador sebagai inspirasi bahwa kejutan tetap mungkin terjadi.
“Semoga kami bisa menjalani pertandingan dengan baik, dan semoga kami bisa mendapatkan tiga poin,” ujar Christiansen.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Panama tetap menaruh ambisi besar meskipun peluang mereka di turnamen sudah tertutup.
Inggris Tetap Lawan yang Sangat Berat
Meski membawa semangat besar, Panama tentu sadar bahwa lawan yang akan mereka hadapi bukan tim biasa. Inggris datang dengan kualitas skuad yang sangat kuat di berbagai lini.
Di bawah arahan Thomas Tuchel, Inggris menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan di Piala Dunia 2026. Mereka memiliki kedalaman skuad, pengalaman turnamen besar, dan pemain-pemain top yang tampil di kompetisi elite Eropa.
Thomas Christiansen mengakui bahwa pertandingan ini akan sangat sulit. Menurutnya, Inggris adalah salah satu favorit juara dan Panama harus tampil nyaris sempurna jika ingin mendapatkan hasil positif.
“Kami tahu kesulitan yang akan kami hadapi. Kami akan melawan salah satu favorit di Piala Dunia 2026,” kata Christiansen.
Pengakuan itu memperlihatkan bahwa Panama tetap realistis. Mereka menghormati kualitas Inggris, tetapi tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Laga Terakhir untuk Harga Diri

Pertandingan terakhir sering kali menjadi ujian mental bagi tim yang sudah tersingkir. Ada tim yang kehilangan motivasi, tetapi ada juga yang justru tampil lebih berani karena ingin meninggalkan kesan terakhir.
Panama berada dalam posisi kedua. Mereka ingin menjadikan laga melawan Inggris sebagai kesempatan untuk menunjukkan karakter tim.
Bagi para pemain seperti Tomas Rodriguez dan rekan-rekannya, menghadapi Inggris di panggung Piala Dunia adalah pengalaman besar. Mereka tidak ingin kesempatan itu berlalu tanpa perlawanan berarti.
Christiansen juga berharap timnya mampu menjadi versi terbaik dalam pertandingan tersebut.
“Kami harus menjadi versi terbaik dari diri kami, dan saya harap Inggris ada di posisi sebaliknya,” ujarnya.
Kalimat itu menggambarkan misi Panama dengan jelas. Mereka tahu Inggris unggul di atas kertas, tetapi sepak bola selalu memberi ruang bagi kejutan.
Jika Panama mampu tampil disiplin, memanfaatkan peluang kecil, dan menjaga konsentrasi sepanjang laga, mereka bisa menutup turnamen dengan kepala tegak.
Bagi Inggris, laga ini tetap penting untuk menjaga momentum. Namun bagi Panama, pertandingan ini adalah kesempatan terakhir untuk pulang dengan rasa bangga.
Sumber: FIFA World Cup 2026 / Konferensi Pers Timnas Panama

